Makalah Metode Konseling Terapi Islam

MAKALAH 
‘’ METODE KONSELING TERAPI ISLAMI’’
DIBUAT UNTUK MEMENUHI TUGAS MATA KULIAH
PSIKOTERAPI ISLAM

Dosen pengampu : 
DR. H. Hasbullah Ahmad, MA


Disusun Oleh:
Varionica ( UB. 160259)
Yuli Hasna ( UB.160261)


JURUSAN BIMBINGAN PENYULUHAN ISLAM
FAKULTAS DAKWAH
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTHAN THAHA SAIFUDDIN JAMBI 
2019 













KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya kepada kami sehingga makalah ini dapat terselesaikan.
Makalah ini  dibuat berdasarkan kebutuhan untuk menyelesaikan tugas mata kuliah psikoterapi islam , serta untuk kebutuhan kami agar dapat lebih memahami psikoterapi islam.
Penulis mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu dalam pembuatan makalah ini sehingga makalah ini selesai tepat pada waktunya. Penulis menyadari masih banyak kekurangan dalam pembuatan makalah ini karena keterbatasan referensi. Mengingat keterbatasan itu, maka kami membuka selebar-lebarnya kritik dan sarannya. 
Akhir kata, semoga makalah ini bisa bermanfaat dan dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.












Daftar Isi


BAB I PENDAHULUAN
Latar belakang 1
Rumusan masalah 1
BAB II PEMBAHASAN
Metode konseling terapi islami 2-7

BAB III PENUTUP
KESIMPULAN 8
DAFTAR PUSTAKA 9 










BAB I 
PENDAHULUAN 

LATAR BELAKANG

Metode adalah jalan yang harus dilalui untuk mencapai satu tujuan, kerena kata metode berasal dari hodos berarti jalan. Metode lazim diarikan sebagai jarak untuk mendekati maslah sehingga diperoleh hasil yang memuaskan.
Dalam pengertian harfiyah metode adalah jalan yang harus dilalui untuk mencapai suatu tujuan. Sedangkan psikoterapi dapat dikatakan sebagai terapi yang mana memiliki arti pengobatan,penyembuhan, perawatan. Menurut Mujib psikoterapi juga disebut sebaai terapi kejiwaan terapi mental, atau juga terapi pikiran. 
Konsep konseling dalam islam memiliki berbagai macam metode yang masing-masing kekhususan dan pengaruh dalam jiwa. Seorang konselor dianggap profesional apabila ia bisa memilih metode yang sesuai dengan keadaan kien, dimana metode yang diambil bersumberkan dari Al-Qur’an dan sunnah, serta mengambil model konseling yang diterapkan oleh Rasulullah.
Seperti: terapi pemberian langsung, isyarat, suri tauladan, nasihat, dialog hukuman dan pengasingan. 

RUMUSAN MASALAH 
Macam – macam metode terapi islami?







                                  BAB II
                          PEMBAHASAN 

Metode Konseling Terapi islami 
Dalam pengertian harfiyah metode adalah jalan yang harus dilalui untuk mencapai suatu tujuan. Sedangkan psikoterapi dapat dikatakan sebagai terapi yang mana memiliki arti pengobatan,penyembuhan, perawatan. Menurut Mujib psikoterapi juga disebut sebaai terapi kejiwaan terapi mental, atau juga terapi pikiran. 
Konsep konseling dalam islam memiliki berbagai macam metode yang masing-masing kekhususan dan pengaruh dalam jiwa. Seorang konselor dianggap profesional apabila ia bisa memilih metode yang sesuai dengan keadaan kien, dimana metode yang diambil bersumberkan dari Al-Qur’an dan sunnah, serta mengambil model konseling yang diterapkan oleh Rasulullah.
Diantaranya sebagai berikut:
Metode Terapi dengan pembelajaran langsung
Hal ini dilakukan dengan cara mengemukakan kesalahan dengan menerangkan penyebabnya, sebagaimana diriwayat kan oleh Bukhori dan Muslim dari Umar bin Abu Salamah bahwa ia berkata, ‘’ Dahulu Kala, di saataku masih ada di bwah tanggungan Rosulullah, tanganku selalu aktif berpindah dari satu piring makanan ke satu piring makanan lainnya di saat aku sedang makan. Lalu Rosulullah bersabda padaku, ‘Wahai anak muda, sebutkanlah nama Allah, makan dengan tangan kananmu dan makanlah apa yang dekat denganmu’’. 
Dari hadist ini kita dapat mengambil manfaat sebagai berikut: 
Sesungguhnya Rosulullah makan bersama anak keci. Hal ini menunjukkan akan kuat nya jiwa hubungan jiwa antara pendidik dan anak didiknya, hingga ia bisa berdialog dengannya dan memperbaiki masalahnya. 
Rosulullah mencari waktu yang tepat dalam memperbaiki kesalahan, yaitu pada saat pekerjaan itu terus dilakukan. Hal ini membutuhkan perbaikan langsung sebelum akhirnya menjadi suatu kebiasaan yang sulit diubah.
Panggilan Rosulullah kepada anak didiknya(Umar) dengan sebutan wahai anak muda adalah panggilan yang sangat disenangi oleh anak didiknya. Hal ini bisa dijadikan satu sinyal agar sang anak itu memperhatikan, medengarkan dan kemudian melaksanakan nasihat yang diberikan. Sehingga anak tersebut nantinya nya akan baik.
Rosuullah melakukan perbaikan atas tindakan seorang anak itu dengan mengamati gerakannya. Hingga bisa dikatakan seorang hendaknya seorang pendidik dalam memperbaiki kesalahan sesuatu dapat melakukan pengamatan terlebih dahulu baru lah kemudian dicari pemecahan permaslahannya dari akar-akarnya.
Dalam melakukan terapi atau perbaikan, Rasulullah telah melakukan susunan yang acceptable dan realistis dengan susuna yang secara rinci dapat membantu memecahkan masalah dan membantu manusia meyakini kebenaran hingga dia mau memperbaiki kesalahannya.
Terapi Nasehat
Nasehat secara bahasa diambil dari kata-kata An Nush-hu yang berarti memurnikan, membersihkan juga berarti memperbaiki. Adapun secara istilah Nasehat adalah kalimat yang menyeluruh yang bermakna memberikan tuntunan perbaikan untuk orang yang dinasehati. Nasehat dilakukan dengan lembut dan sabar untuk meningkatkan perbaikan demi kebaikan orang yang dinasehati tanpa mengabaikan harga diri keduanya. Nasehat juga dapat meningkatkan kecerdasan emosional, nasehat dapat menimbulkan rasa kasih sayang dari orang yang dinasehati, atau sebaliknya.
 Jadi terapi nasehat dapat dibutuhkan karena nasihat dapat memberikan manfaat dan kebaikan baik untuk diri sendiri maupun orang lain. 
Terapi isyarat
Dalam bimbingan dan konseling dalam melakukan komunikasi antara konselor dan klien ada yang namanya kmunikasi verbal dan non verbal. Metode isyarat termasuk dari metode non verbal. Dan komunikasi nonverbal ini berupa isyarat. Mengapa karena selain cara konselor menyampaikan atau memeritahu klien untuk merubah ke arah yang baik. Mungkin bukan dengan lisan melain kan dengan cara pemberian isyarat. 

Terapi Suri Tauladan
Teladan dapat berarti perbuatan yang patut ditiru dan di contohkan. Namun keteladanan yang dimaksud disini adalah keteladanan yang baik yang sesuai dengan ajaran islam. Jadi metode keteladanan adala suatu metode terapi dengan cara pemberian contoh –contoh teladan yang baik kepada seseorang. 
Sebagaimana yang difirmankan oleh allah dalam surah ali imran ayat 159 :
Yang artinya: Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu maafkanlah mereka, mohonkanlah ampunan bagi mereka, dan  bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang- orang yang bertawakkal kepadanya ( ali imran: 159).
Pengaruh keteladanan sangatlah kuat, maka hendaknya seorang konselor, pendidik ataupun orang tua mampu menjadi tauladan yang baik. Terutama baik teladan dalam ibadah, dan lain sebagainya. 
Kepribadian seorang konselor akan mempengaruhi respon seorang klien. Jika seorang konselor memiliki kepribadian yang kurang baik, maka konselor sulit untuk mau menerima masukan, nasihat dari seorang konselor tersebut. Selain itu juga metode suri tauladan ini adalah metode pendidikan hati agar hati bersih dan menjadi pribadi yang baik. 

Terapi Dialog
Terapi dialog ( hiwar) adalah dialog antara satu dengan yang lainnya. Hiwar dalam Al-Qur’an adalah segala bentuk dialog yang disajikan dalam alqur’an, baik dialog dengan allah maupun dialog degan antar sesama manusia.
Terapi dialog adalah percakapan silih berganti antara dua pihak atau lebih, melalui tanya jawab mengenaisuatu topik yang mengarah pada suatu tujuan. Dalam terapi dialog ini kadang-kadang keduanya sampaisatu kesimpula, atau salah satu pihak tidak merasa puas dengan pembicaraan lawan bicaranya. Namun demikian klien masih dapat mengambil pelajaran dan menentukan sikap bagi dirinya. 
Metode dialog mempunyai dampak yang dalam bagi konselor maupun klien. Disebabkan beberapa hal, yaitu:
Dialog itu berlangsungg secara dinamis karena kedua pihak terlibat langsung dalam pembicaraan dan tidak membosankan.Pihak harus saling memperhatikan, jika tidak memperhatikan tentu dapat tidak dapat mengikuti jalan pikiran pihak lain.
Pendengar tertarik untuk mengikuti terus pembicaraan itu, karena ingin tau kesimpulnnya. Diikuti dengan penuh perhatian, tidak bosan dan penuh semangat.
Bila dialog dilakukan dengan baik, memenuhi akhlak tuntunan islam maka cara berdialog akan mempengaruhi seorang klien. Terapi ini yang paling efektif bagi jiwa manusia.

Terapi hukuman atau pengasingan
Konseling terapi dengan metode hukuman telah dipertegas kedudukan nya dalam islam sebagai langkah terakhir dari semua langkah yang ada. Hal ini bukan berarti  seorang pendidik harus menggunakan kekerasan sebagai hukuman. Sesungguhnya cara kekerasan bukan tabiat yang bagus. 
Islam menetapkan metode hukumanfisik dalam konsep islami dengan membuat batasan-batasan yang tidak boleh dilanggar. 
Terapi pengasingan dimana suatu hukuman dengan cara pengasingan diri. Hukaman ini dilaksanakan hingga kita berniat untuk bersungguh-sungguh kembali kejalan yang bena. Metode ini diaplikasikan guna melindugi kepentingan individu dan juga masyarakat. 
Metode hukuman keras islam sangat menjaga lima hal yang menjadi privasi setiap individu: agama, jiwa, akal, keturunan dan juga harta. Islam telah menetapkan bagi siapa yang melakukan kezaliman atas kelima hal diatas. 















                        BAB III
                                             PENUTUP 
KESIMPULAN 
Konsep konseling dalam islam memiliki berbagai macam metode yang masing-masing kekhususan dan pengaruh dalam jiwa. Seorang konselor dianggap profesional apabila ia bisa memilih metode yang sesuai dengan keadaan kien, dimana metode yang diambil bersumberkan dari Al-Qur’an dan sunnah, serta mengambil model konseling yang diterapkan oleh Rasulullah.
Seperti: terapi pemberian langsung, isyarat, suri tauladan, nasihat, dialog hukuman dan pengasingan. 


















                        DAFTAR PUSTAKA
Musfir bin sa’id Al- Zahrani, (2005) konseling terapi, jakarta : gema insani press
Faqih rahim aunur, (2001) Bimbingan konseling islam,  Jogjakarta: uii press
Ardi Ardani, psikiatri Islam, Cetakan Pertama, ( Malang : UIN Malang , press 2008)
Affattahul.blogspot.com/2016/10/metode-konseling-dalam-islam.html 
Alqur’an, surah Ali Imran ayat 159 
Hadist bukhori dan muslim 























Komentar